Adopsi iOS 26 Solid, Tantang Persepsi Negatif Liquid Glass

News 16 Jan 2026

Data terbaru menunjukkan tingkat adopsi iOS 26, sistem operasi mobile terbaru Apple, tetap stabil dan solid secara global, membantah narasi awal yang menyebutkan penolakan massal akibat fitur kontroversial "Liquid Glass". Meskipun media dan sebagian pengguna melancarkan kritik tajam terhadap inovasi layar adaptif tersebut, analisis menunjukkan bahwa mayoritas pengguna iPhone tetap melakukan pembaruan ke versi terbaru ini, menandakan daya tarik keseluruhan pembaruan OS lebih dominan daripada satu fitur yang diperdebatkan.

"Liquid Glass," yang menjadi sorotan utama dalam pembaruan iOS 26, adalah teknologi tampilan adaptif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk secara dinamis menyesuaikan visual antarmuka pengguna berdasarkan konteks, cahaya sekitar, dan bahkan kebiasaan penggunaan mata pengguna. Fitur ini menjanjikan pengalaman visual yang lebih imersif dan responsif. Namun, kontroversi muncul seputar potensi dampak pada privasi data yang diproses secara lokal oleh AI, konsumsi daya baterai yang dikhawatirkan meningkat, dan perubahan drastis pada estetika antarmuka yang dianggap mengganggu oleh sebagian kalangan. Spekulasi mengenai rendahnya adopsi OS ini banyak beredar sejak peluncuran publik perdana, didorong oleh forum-forum daring dan ulasan teknologi awal yang menyoroti aspek negatif Liquid Glass.

Tren adopsi yang solid ini menegaskan kembali strategi Apple dalam mendorong inovasi berani, meskipun menghadapi resistensi awal dari segmen pengguna tertentu atau kritikus. Bagi industri teknologi, kasus iOS 26 dan Liquid Glass menjadi studi kasus penting yang menunjukkan bahwa dampak fitur kontroversial seringkali dapat dibayangi oleh nilai keseluruhan dari pembaruan ekosistem. Ini juga mengindikasikan bahwa pengguna akhir mungkin lebih pragmatis dalam memilih pembaruan demi peningkatan performa, keamanan, dan fitur lain yang tak kalah penting, daripada memboikot pembaruan hanya karena satu fitur yang kurang disukai. Keberhasilan adopsi ini dapat mendorong pengembang OS lain untuk tidak terlalu gentar dalam meluncurkan inovasi yang mungkin memicu perdebatan.

Tag