Apple Resmi Hentikan Mac Pro M2 Ultra, Tanpa Pengganti

News 30 Mar 2026

Apple secara resmi menghentikan penjualan desktop Mac Pro M2 Ultra, model terakhir dari lini workstation kelas atas mereka. Perusahaan teknologi raksasa ini juga menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk menghadirkan pengganti dalam waktu dekat. Langkah ini menandai berakhirnya era produk ikonik yang dirancang untuk profesional dengan kebutuhan komputasi ekstrem.

Sejak diperkenalkan kembali pada tahun 2013 dengan desain "trash can" yang kontroversial, hingga versi menara modular yang rilis tahun 2019, Mac Pro selalu diposisikan sebagai perangkat paling kuat dan paling dapat di-upgrade di ekosistem Apple. Model M2 Ultra Mac Pro yang kini dihentikan, dirilis pada Juni 2023, merupakan transisi terakhir ke arsitektur Apple Silicon, menggantikan chip Intel Xeon. Meski dibekali chip M2 Ultra yang sangat bertenaga, dengan CPU hingga 24 core, GPU hingga 76 core, dan Neural Engine 32 core, serta dukungan RAM terintegrasi hingga 192GB, perangkat ini hadir dengan harga premium, mulai dari sekitar $6.999 dan menawarkan slot PCI Express (PCIe) untuk ekspansi kartu grafis atau kartu I/O lainnya. Namun, banyak fitur ekspansi yang ditawarkan Mac Pro menjadi redundan atau kurang menarik dibandingkan solusi terintegrasi dan berkinerja tinggi pada chip Apple Silicon itu sendiri, terutama setelah kehadiran Mac Studio yang lebih ringkas dan terjangkau dengan spesifikasi yang serupa untuk sebagian besar pengguna profesional.

Keputusan Apple ini memiliki implikasi signifikan bagi industri dan pengguna. Bagi para profesional yang sangat mengandalkan slot PCIe internal untuk kartu akselerator khusus, kartu audio pro, atau solusi penyimpanan tingkat lanjut, penghentian Mac Pro meninggalkan kekosongan dalam lini produk Apple. Hal ini juga menegaskan komitmen Apple terhadap arsitektur Apple Silicon yang semakin terintegrasi, di mana kekuatan komputasi dan grafis terfokus pada System on a Chip (SoC) tunggal, mengurangi kebutuhan akan komponen terpisah. Langkah ini mungkin mendorong profesional untuk beralih ke Mac Studio sebagai alternatif utama, atau mempertimbangkan solusi workstation dari vendor lain yang masih menawarkan fleksibilitas ekspansi internal yang lebih luas. Pada akhirnya, ini menunjukkan evolusi Apple dalam mendefinisikan "komputer profesional" di era modern, dengan penekanan pada efisiensi daya, performa terintegrasi, dan desain yang ringkas.

Tag