Ariane 64 Debut Mendekat, India Kembangkan Pesaing Roket SpaceX
Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Arianespace bersiap meluncurkan roket Ariane 64 untuk debut operasionalnya dalam waktu dekat. Di sisi lain, India dilaporkan tengah mengakselerasi pengembangan kendaraan peluncuran baru yang memiliki kapabilitas serupa dengan roket Falcon 9 milik SpaceX, menandai pergeseran fundamental dalam strategi akses ke luar angkasa dan kemandirian teknologi.
Ariane 6, yang dikembangkan oleh ESA dan industri Eropa, merupakan penerus Ariane 5 yang telah pensiun. Roket ini dirancang untuk menawarkan solusi peluncuran yang lebih kompetitif dan efisien, dengan dua konfigurasi utama: Ariane 62 dan Ariane 64, merujuk pada jumlah pendorong roket padat (booster) yang digunakan. Varian Ariane 64, dengan empat booster, menawarkan daya angkut lebih besar untuk misi ke orbit transfer geostasioner (GTO). Peluncuran perdananya telah beberapa kali tertunda namun kini semakin dekat. Sementara itu, di Asia, program luar angkasa India melalui Organisasi Riset Antariksa India (ISRO) dan perusahaan swasta kian gencar. Pengembangan roket yang diklaim mirip dengan Falcon 9 oleh India ini kemungkinan besar berfokus pada efisiensi biaya dan kemampuan peluncuran ulang, sebuah inovasi yang merevolusi industri peluncuran global.
Pergeseran strategis ini memiliki implikasi signifikan bagi lanskap industri luar angkasa global. Dengan Ariane 6, Eropa berupaya mengamankan otonomi aksesnya ke luar angkasa, mengurangi ketergantungan pada penyedia layanan peluncuran non-Eropa. Hal ini krusial untuk peluncuran satelit pemerintah, militer, dan komersial Eropa. Di sisi lain, upaya India menciptakan roket berdaya saing global menegaskan ambisinya menjadi pemain kunci di pasar peluncuran, berpotensi memecah dominasi SpaceX dan lainnya. Lebih jauh, fokus pada pengamanan rantai pasok strategis—termasuk aset pertahanan dan infrastruktur vital—melalui kapabilitas peluncuran domestik menyoroti dimensi keamanan nasional dan kemandirian teknologi yang semakin penting bagi negara-negara besar di era modern. Pasar peluncuran yang lebih kompetitif pada akhirnya akan menguntungkan pengembang satelit dan pengguna layanan ruang angkasa di seluruh dunia.