Ariane 64 Siap Melakukan Penerbangan Perdana

News 18 Jan 2026

Roket Ariane 64, varian terbaru dari keluarga roket Ariane, dijadwalkan melakukan penerbangan perdananya dalam waktu dekat. Roket ini dikembangkan oleh ArianeGroup, sebuah perusahaan Eropa yang bergerak di bidang teknologi dirgantara. Penerbangan perdana Ariane 64 ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kapasitas dan efisiensi peluncuran satelit ke orbit geostasioner.

Secara teknis, Ariane 64 memiliki kemampuan mengangkut payload yang lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya, Ariane 5. Roket ini dilengkapi dengan dua booster solid yang lebih besar dan mesin Vulcain 2.1 yang lebih efisien. Dengan kapasitas angkut yang lebih besar, Ariane 64 diharapkan dapat meningkatkan daya saing Eropa di pasar peluncuran satelit global. Sementara itu, India juga sedang mengembangkan roket yang mirip dengan Falcon 9, yang dikembangkan oleh SpaceX. Roket ini diberi nama GSLV Mk III dan memiliki kemampuan mengangkut payload ke orbit geostasioner.

Dampak dari penerbangan perdana Ariane 64 dan pengembangan roket India ini dapat signifikan bagi industri teknologi dirgantara. Peningkatan kapasitas dan efisiensi peluncuran satelit dapat membuka peluang bagi lebih banyak misi ke orbit geostasioner dan bahkan ke luar angkasa. Selain itu, persaingan antara ArianeGroup, SpaceX, dan negara-negara lain dapat mendorong inovasi dan pengembangan teknologi yang lebih canggih. Bagi pengguna, hal ini dapat berarti akses yang lebih luas ke layanan satelit, seperti komunikasi, navigasi, dan pengamatan bumi.

Tag