Artemis II NASA Bidik Peluncuran 6 Maret Usai Uji Bahan Bakar Berhasil

News 24 Feb 2026

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kini menargetkan 6 Maret sebagai upaya peluncuran paling awal untuk misi berawak Artemis II ke Bulan. Optimisme ini muncul setelah keberhasilan uji pengisian bahan bakar krionik pada roket Space Launch System (SLS) tanpa kebocoran signifikan, mengatasi kekhawatiran sebelumnya dan menandai tonggak penting dalam persiapan misi bersejarah ini.

Misi Artemis II merupakan langkah krusial dalam program Artemis NASA, dirancang untuk menguji coba sistem pesawat ruang angkasa Orion dan roket SLS dengan kru di dalamnya untuk pertama kalinya. Awak yang terdiri dari empat astronot akan melakukan perjalanan mengelilingi Bulan dan kembali, membuka jalan bagi pendaratan manusia kembali di permukaan Bulan melalui misi Artemis III. Uji pengisian bahan bakar ini melibatkan pemuatan propelan kriogenik—hidrogen cair dan oksigen cair—ke inti dan tahap atas SLS, sebuah prosedur kompleks yang memverifikasi integritas struktural, kinerja termal, dan kemampuan deteksi kebocoran yang sangat penting sebelum misi berawak dapat dilanjutkan.

Keberhasilan Artemis II tidak hanya akan memajukan eksplorasi ruang angkasa, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap industri teknologi. Program ini mendorong inovasi dalam material canggih, sistem propulsi, komunikasi luar angkasa, dan kecerdasan buatan untuk operasi otonom, yang sering kali menemukan aplikasi di sektor komersial. Selain itu, misi berawak ke Bulan menginspirasi generasi baru ilmuwan dan insinyur, memicu minat global terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta berpotensi membuka peluang baru bagi pengembangan infrastruktur luar angkasa komersial dan pariwisata luar angkasa di masa depan.

Tag