Blue Origin Hentikan Program Wisata Antariksa Suborbital New Shepard

News 31 Jan 2026

Blue Origin, perusahaan kedirgantaraan milik Jeff Bezos, baru-baru ini secara resmi mengumumkan penghentian program turisme antariksa suborbitalnya yang menggunakan roket New Shepard. Keputusan ini menandai pergeseran strategis perusahaan setelah program tersebut dilaporkan telah "meletakkan dasar bagi kesuksesan masa depan perusahaan," demikian pernyataan internal yang dikutip.

Program New Shepard Blue Origin telah menjadi pionir dalam demokratisasi akses ke luar angkasa, memungkinkan warga sipil merasakan penerbangan singkat melewati Garis Kármán, batas yang secara internasional diakui sebagai awal antariksa. Setiap misi biasanya berlangsung sekitar 10-11 menit, membawa penumpang ke ketinggian lebih dari 100 kilometer di atas permukaan Bumi, di mana mereka dapat mengalami gravitasi nol selama beberapa menit dan menyaksikan kelengkungan Bumi. Roket New Shepard dirancang sebagai sistem yang sepenuhnya dapat digunakan kembali, terdiri dari roket pendorong dan kapsul kru yang dapat mendarat vertikal secara otonom, sebuah inovasi teknologi krusial yang menekan biaya operasional dan menunjukkan kelayakan penerbangan antariksa komersial.

Penghentian program ini diperkirakan akan memiliki dampak signifikan terhadap lanskap industri pariwisata antariksa komersial. Meskipun mengurangi opsi bagi calon wisatawan antariksa, keputusan Blue Origin diperkirakan akan mengalihkan fokus dan sumber daya perusahaan sepenuhnya ke pengembangan proyek yang lebih ambisius. Ini termasuk roket orbital berat New Glenn, pengembangan mesin roket BE-4, dan partisipasi dalam program pendaratan di Bulan Artemis NASA. Analis industri melihat langkah ini sebagai indikasi bahwa Blue Origin kini memprioritaskan misi antariksa yang lebih dalam dan berkelanjutan, menggunakan pengalaman dari New Shepard sebagai fondasi untuk pencapaian rekayasa yang lebih kompleks di masa depan.

Tag