California Lawan Serangan FCC dengan Syarat Merger Verizon/Frontier
Verizon dan Frontier telah mencapai kesepakatan merger senilai $10 miliar setelah mendapatkan persetujuan dari Federal Communications Commission (FCC) dan beberapa negara bagian di AS. Dalam kesepakatan ini, Verizon akan memperluas jangkauan serat optiknya hingga mencapai 30 juta "fiber passings" di seluruh Amerika Serikat.
Merger ini memiliki latar belakang yang kompleks, terutama karena serangan FCC terhadap Diversity, Equity, dan Inclusion (DEI) yang telah menjadi fokus utama dalam kebijakan komunikasi di AS. California, sebagai salah satu negara bagian terbesar di AS, telah mengambil langkah untuk melawan serangan ini dengan menetapkan syarat-syarat tertentu pada merger Verizon dan Frontier. Syarat-syarat ini bertujuan untuk memastikan bahwa merger tidak hanya menguntungkan perusahaan-perusahaan besar, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal akses internet yang lebih luas dan setara.
Dampak dari merger ini bagi industri IT dan pengguna akhir diharapkan signifikan. Dengan perluasan jangkauan serat optik, lebih banyak masyarakat akan memiliki akses ke internet berkecepatan tinggi, yang merupakan kunci untuk mengembangkan ekonomi digital dan meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, merger ini juga diharapkan dapat meningkatkan persaingan di pasar telekomunikasi AS, yang pada gilirannya dapat menghasilkan inovasi dan harga yang lebih kompetitif bagi konsumen. Namun, masih perlu dipantau bagaimana syarat-syarat yang ditetapkan oleh California dan FCC akan diimplementasikan dan bagaimana mereka akan mempengaruhi dinamika pasar telekomunikasi di masa depan.