ChatGPT Jatuh Korban Serangan Data Baru

News 9 Jan 2026

ChatGPT, platform kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh OpenAI, telah jatuh korban serangan data baru yang mengeksploitasi kelemahan dalam sistemnya. Serangan ini memungkinkan penyerang untuk mengakses data pengguna, termasuk riwayat percakapan dan informasi lainnya. Insiden ini terjadi pada bulan Januari 2026 dan menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan data pengguna di platform AI.

Menurut laporan, serangan ini menggunakan teknik yang dikenal sebagai "data-pilfering attack", yang memanfaatkan kelemahan dalam algoritma pembelajaran mesin (LLM) yang digunakan oleh ChatGPT. LLM ini dirancang untuk memproses dan menghasilkan teks yang mirip dengan bahasa manusia, tetapi juga dapat diexploitasi oleh penyerang untuk mengakses data pengguna. Kelemahan ini bukanlah yang pertama kali ditemukan, karena sebelumnya juga telah terjadi serangan serupa pada platform AI lainnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan LLM untuk mengatasi serangan-serangan semacam ini dan memastikan keamanan data pengguna.

Dampak Serangan

Serangan ini memiliki dampak yang signifikan bagi industri IT dan pengguna platform AI. Pengguna yang telah menggunakan ChatGPT untuk berbagi informasi pribadi atau rahasia sekarang menghadapi risiko keamanan data yang lebih tinggi. Selain itu, insiden ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan platform AI untuk melindungi data pengguna dan memastikan keamanan sistem. Industri IT harus segera mengambil tindakan untuk meningkatkan keamanan platform AI dan mengembangkan solusi untuk mengatasi kelemahan LLM. Dengan demikian, pengguna dapat merasa aman dan nyaman saat menggunakan platform AI untuk berbagai keperluan.

Tag