Chevrolet Bolt Kembali: Baterai LFP Baru Tawarkan Jangkauan 262 Mil
General Motors (GM) mengonfirmasi peluncuran kembali mobil listrik Chevrolet Bolt, kini dilengkapi paket baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) baru yang menawarkan jangkauan 262 mil (sekitar 421 km) dan kemampuan pengisian cepat 150 kW. Keputusan ini menandai kebangkitan salah satu lini kendaraan listrik paling terjangkau di pasar, setelah sebelumnya dihentikan produksinya, dengan fokus pada peningkatan keamanan dan efisiensi melalui teknologi baterai terbaru.
Langkah ini merupakan strategi signifikan mengingat Bolt sebelumnya dihentikan produksinya akibat isu penarikan baterai skala besar yang melibatkan risiko kebakaran pada paket baterai berbasis nikel-kobalt-mangan (NMC) buatan LG Chem. Penggunaan teknologi baterai LFP pada model terbaru menjadi sorotan utama. Baterai LFP dikenal lebih aman, memiliki masa pakai siklus yang lebih panjang, dan biaya produksi yang lebih rendah karena tidak bergantung pada material langka seperti kobalt atau nikel. Meskipun secara historis memiliki kepadatan energi yang sedikit lebih rendah dibandingkan NMC, kemajuan teknologi telah membuatnya sangat kompetitif. Jangkauan 262 mil menempatkan Bolt baru ini tetap kompetitif di segmennya, didukung kemampuan pengisian daya cepat hingga 150 kW, peningkatan signifikan dari model Bolt sebelumnya yang hanya mampu mencapai sekitar 55 kW.
Keputusan GM untuk membangkitkan kembali Chevrolet Bolt dengan teknologi LFP memiliki implikasi besar dalam persaingan pasar mobil listrik yang semakin ketat. Ini memungkinkan GM untuk kembali bersaing di segmen EV yang terjangkau, menargetkan konsumen yang mencari kendaraan listrik praktis dengan harga kompetitif, sekaligus membangun kembali kepercayaan setelah skandal baterai sebelumnya. Di tingkat industri, langkah ini semakin mengukuhkan tren adopsi baterai LFP untuk kendaraan listrik kelas menengah ke bawah, menantang dominasi baterai NMC dan mendorong inovasi dalam efisiensi serta biaya produksi baterai. Konsumen dapat mengharapkan opsi EV yang lebih beragam, aman, dan terjangkau di masa depan, seiring dengan evolusi teknologi baterai yang terus berlanjut.