Ekstensi Browser Chromium Kumpulkan Percakapan AI dari Jutaan Pengguna

News 18 Des 2025

Ekstensi peramban yang terinstal pada lebih dari delapan juta perangkat pengguna Chromium dilaporkan mengumpulkan seluruh riwayat percakapan kecerdasan buatan (AI) mereka selama berbulan-bulan. Pengumpulan data ekstensif ini, yang terjadi tanpa sepengetahuan pengguna, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap privasi dan keamanan digital jutaan individu di seluruh dunia.

Modus operandi ekstensi berbahaya ini memanfaatkan izin yang diberikan pengguna saat instalasi, memungkinkan mereka mengakses dan mengekstrak data percakapan dari berbagai layanan AI populer seperti ChatGPT, Google Gemini, atau layanan serupa. Data yang dikumpulkan dapat mencakup informasi sangat pribadi, rahasia perusahaan, detail proyek, hingga rencana strategis yang dibagikan pengguna kepada AI. Mekanisme pengumpulan berlangsung secara persisten dan berkelanjutan selama periode waktu yang panjang, mengubah data percakapan yang semestinya bersifat pribadi menjadi aset berharga yang rentan terhadap penyalahgunaan, penjualan kepada pihak ketiga, atau bahkan menjadi target bagi pelaku kejahatan siber.

Insiden ini menyoroti kerentanan signifikan dalam ekosistem peramban dan kepercayaan pengguna terhadap ekstensi pihak ketiga. Perusahaan teknologi besar seperti Google dan Microsoft, yang mengelola toko ekstensi untuk peramban berbasis Chromium, menghadapi tekanan untuk memperketat proses audit dan meninjau secara mendalam izin yang diminta oleh setiap ekstensi demi mencegah praktik pengumpulan data yang invasif. Bagi pengguna, kejadian ini menjadi peringatan keras untuk selalu berhati-hati dalam menginstal ekstensi, memverifikasi reputasi pengembang, serta secara rutin meninjau dan mencabut izin akses data yang tidak relevan atau berlebihan, guna menjaga privasi dan keamanan digital di tengah adopsi teknologi AI yang semakin masif.

Tag