FCC Melarang Impor Router Asal Luar Negeri
Amerika Serikat secara resmi melarang impor dan penjualan router Wi-Fi baru yang dibuat di luar negeri. Keputusan ini diambil oleh Federal Communications Commission (FCC) sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan keamanan jaringan dan mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. Pemerintah Trump akan menentukan mana produsen router yang akan mendapatkan pengecualian dari larangan ini.
Larangan ini merupakan langkah terbaru dalam upaya pemerintah AS untuk meningkatkan keamanan jaringan dan mengurangi risiko ancaman siber. Router Wi-Fi yang dibuat di luar negeri, terutama di Cina, telah menjadi perhatian karena kemungkinan adanya backdoor atau kerentanan keamanan yang dapat dieksploitasi oleh negara asalnya. FCC telah menetapkan bahwa semua router Wi-Fi baru yang diimpor ke AS harus memenuhi standar keamanan tertentu dan tidak memiliki fitur yang dapat membahayakan keamanan jaringan.
Dampak dari larangan ini dapat signifikan bagi industri IT, terutama bagi produsen router asal Cina seperti Huawei dan ZTE. Keduanya telah menjadi target sanksi AS karena dugaan keterlibatan mereka dalam kegiatan spy dan ancaman keamanan. Pengguna di AS juga mungkin mengalami dampak karena ketersediaan router Wi-Fi baru yang lebih terbatas dan harga yang lebih tinggi. Namun, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan jaringan dan mengurangi risiko ancaman siber di AS.