FCC Trump Selidiki The View, Ancam Hukum 'Berita Palsu'

News 11 Feb 2026

Komisi Komunikasi Federal (FCC) di bawah administrasi Presiden Donald Trump dilaporkan memulai investigasi terhadap acara bincang-bincang siang hari populer "The View" yang disiarkan oleh ABC. Langkah ini menyusul peringatan "waktu setara" (equal-time) yang sebelumnya dikeluarkan FCC kepada sejumlah program bincang-bincang larut malam dan siang hari, serta indikasi bahwa agensi tersebut akan menindak tegas konten yang dianggap sebagai "berita palsu".

Investigasi FCC ini memicu perdebatan sengit mengenai batas regulasi media dan kebebasan pers di Amerika Serikat. FCC, sebagai badan independen yang mengatur komunikasi antarnegara bagian dan internasional, secara tradisional memiliki wewenang atas stasiun penyiaran. Aturan "waktu setara" (equal-time rule) secara spesifik mengharuskan stasiun penyiaran memberikan kesempatan yang setara kepada kandidat politik yang bersaing jika salah satu kandidat diberikan waktu siaran. Namun, aplikasi aturan ini terhadap acara bincang-bincang umum seperti "The View" yang bukan forum kampanye politik langsung, serta ancaman terhadap "berita palsu", dianggap sebagai perluasan interpretasi yang berpotensi melampaui mandat tradisional FCC. Kebijakan ini selaras dengan retorika administrasi Trump yang kerap mengkritik media arus utama sebagai penyebar "berita palsu", menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan kekuasaan regulasi untuk tujuan politik.

Tindakan FCC ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan pembela kebebasan pers dan organisasi media. Banyak yang melihatnya sebagai upaya untuk menciptakan "efek mencekam" (chilling effect) terhadap jurnalisme kritis dan ekspresi opini di televisi. Bagi industri teknologi dan platform digital yang juga bergulat dengan isu penyebaran informasi yang salah dan "berita palsu", kebijakan regulasi yang agresif ini dapat menjadi preseden. Meskipun "The View" adalah program televisi tradisional, tren pemerintah untuk mengontrol narasi dan menindak konten yang dianggap "salah" berpotensi meluas ke ranah daring, mempengaruhi cara platform seperti media sosial, penyedia konten streaming, dan bahkan situs berita teknologi beroperasi di masa depan. Hal ini menggarisbawahi pentingnya menjaga keseimbangan antara regulasi yang diperlukan dan perlindungan kebebasan berbicara dalam ekosistem media yang semakin terfragmentasi.

Tag