Google Menonaktifkan Kapas Subtitel YouTube Lanjutan
Google mengumumkan bahwa mereka telah menonaktifkan sementara fitur kapsul subtitel lanjutan (SRV3) di YouTube karena adanya masalah kesalahan pemutaran. Menurut perusahaan, masalah ini menyebabkan kesalahan pemutaran yang signifikan dan perlu diatasi dengan segera.
SRV3 adalah teknologi yang digunakan oleh YouTube untuk menghasilkan subtitel otomatis yang lebih akurat dan lanjutan. Teknologi ini menggunakan algoritma pembelajaran mesin untuk menganalisis audio dan video, dan kemudian menghasilkan subtitel yang sesuai. Namun, tampaknya bahwa teknologi ini masih memiliki beberapa masalah yang perlu diatasi. Dengan menonaktifkan fitur ini, Google berharap dapat meminimalkan gangguan pada pengguna dan memperbaiki masalah yang ada.
Penonaktifan fitur SRV3 ini dapat memiliki dampak yang signifikan pada pengguna YouTube, terutama mereka yang mengandalkan subtitel untuk memahami konten video. Banyak pengguna yang menggunakan subtitel untuk memahami video yang memiliki aksen atau dialek yang sulit dipahami, atau untuk menonton video di tempat yang bising. Dengan tidak adanya fitur SRV3, pengguna mungkin perlu mengandalkan subtitel manual yang mungkin tidak seakurat subtitel otomatis. Google berharap dapat segera memperbaiki masalah ini dan mengaktifkan kembali fitur SRV3, namun belum ada tanggal pasti untuk pengaktifan kembali fitur ini.