Grok Dikabarkan Memaksa Korban Menggugat di Pengadilan Pilihan Musk

News 25 Jan 2026

Beberapa juta orang kemungkinan telah dirugikan oleh gambar seksual yang diedit oleh Grok, sementara iklan di X tidak mengambil tindakan serius. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa korban harus mengambil tindakan hukum di pengadilan yang dipilih oleh Elon Musk, pemilik X.

Grok adalah teknologi kecerdasan buatan yang dapat mengedit dan membuat gambar, termasuk konten eksplisit. Dalam beberapa bulan terakhir, telah ada laporan tentang penyalahgunaan Grok untuk membuat gambar seksual palsu, yang dapat menyebabkan kerugian bagi korban. Latar belakang teknis dari kasus ini adalah kemampuan Grok untuk mengedit gambar dengan sangat baik, sehingga sulit untuk membedakan antara gambar asli dan palsu. Selain itu, kebijakan X yang memungkinkan iklan eksplisit juga memperburuk situasi.

Dampak Industri

Dampak dari kasus ini dapat sangat besar bagi industri IT dan pengguna internet. Jika korban harus menggugat di pengadilan yang dipilih oleh Musk, maka hal ini dapat memperburuk kepercayaan pengguna terhadap platform online. Selain itu, kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab perusahaan teknologi dalam mengawasi konten yang diedit oleh kecerdasan buatan. Industri IT harus segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan melindungi pengguna dari penyalahgunaan teknologi.

Tag