Hacker Mencuri 120.000 Bitcoins Minta Kesempatan Kedua

News 24 Jan 2026

Seorang hacker yang telah mencuri sekitar 120.000 bitcoins, setara dengan ratusan juta dolar AS, kini meminta kesempatan kedua dan berharap dapat bekerja di bidang keamanan siber. Menurut laporan, hacker tersebut menyatakan bahwa tindakan pencurian tersebut adalah "hal terburuk yang pernah saya lakukan".

Latar belakang kasus ini menunjukkan bahwa dunia cryptocurrency masih sangat rentan terhadap serangan siber. Dengan menggunakan teknik phising atau exploitasi kerentanan keamanan, hacker dapat dengan mudah mengakses wallet digital dan mencuri aset digital berharga. Dalam kasus ini, jumlah bitcoins yang dicuri sangat besar dan dapat memiliki dampak signifikan pada harga pasar cryptocurrency. Selain itu, kasus ini juga menyoroti pentingnya keamanan siber dalam melindungi aset digital dan informasi sensitif.

Dampak dari kasus ini dapat dirasakan tidak hanya oleh korban langsung, tetapi juga oleh industri IT dan pengguna cryptocurrency secara umum. Kejadian ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber dan perlunya meningkatkan protokol keamanan untuk melindungi aset digital. Selain itu, kasus ini juga dapat memicu perdebatan tentang etika dan moralitas dalam dunia siber, serta bagaimana memperlakukan mereka yang telah melakukan tindakan ilegal di dunia maya. Apakah mereka layak mendapatkan kesempatan kedua, atau apakah mereka harus dihukum untuk menjaga keamanan dan kepercayaan di dunia digital?

Tag