Ilmuwan Replikasi Eksperimen Edison Temukan Graphene

News 27 Jan 2026

Sebuah tim ilmuwan kimia dari Rice University berhasil mereplikasi eksperimen seminal yang dilakukan oleh Thomas Edison pada tahun 1879 dan menemukan sebuah produk sampingan yang menarik, yaitu graphene. Penemuan ini dibuat setelah tim ilmuwan melakukan replikasi eksperimen yang dilakukan oleh Edison dengan menggunakan peralatan dan bahan yang sama. Hasilnya, mereka menemukan bahwa proses yang dilakukan oleh Edison pada saat itu dapat menghasilkan graphene, sebuah material yang sangat tipis dan kuat.

Graphene adalah sebuah material yang terdiri dari lapisan atom karbon yang tersusun dalam struktur heksagonal. Material ini memiliki sifat yang unik, seperti konduktivitas listrik yang tinggi, kekuatan yang sangat besar, dan fleksibilitas yang tinggi. Graphene pertama kali ditemukan pada tahun 2004 oleh ilmuwan Andre Geim dan Konstantin Novoselov, yang kemudian dianugerahi Hadiah Nobel Fisika pada tahun 2010. Penemuan graphene oleh ilmuwan Rice University ini menunjukkan bahwa Edison secara tidak sengaja telah membuat graphene lebih dari 100 tahun sebelum penemuan resmi material ini.

Penemuan ini dapat memiliki dampak yang signifikan bagi industri IT dan teknologi, karena graphene memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti perangkat elektronik, baterai, dan komponen lainnya. Dengan kemampuan konduktivitas listrik yang tinggi dan kekuatan yang sangat besar, graphene dapat digunakan untuk membuat perangkat yang lebih cepat, lebih kecil, dan lebih efisien. Selain itu, penemuan ini juga dapat membuka kemungkinan baru untuk pengembangan material lainnya yang memiliki sifat yang serupa dengan graphene.

Tag