Kastanye Amerika Bangkit: Ilmuwan Manfaatkan Genetika Restorasi Hutan

News 13 Feb 2026

Ilmuwan bertekad menghidupkan kembali pohon kastanye Amerika, yang secara fungsional punah dari habitat aslinya di Pegunungan Appalachian, melalui inovasi genetika modern. Upaya ini bertujuan memulihkan kembali spesies krusial tersebut ke hutan Amerika setelah musnah oleh patogen invasif, dengan target restorasi ekosistem yang masif.

Kastanye Amerika (Castanea dentata) dulunya merupakan tulang punggung ekosistem hutan timur laut AS, menyediakan makanan dan kayu. Namun, pada awal abad ke-20, jamur karat Cryphonectria parasitica yang berasal dari Asia, menyapu bersih miliaran pohon dalam beberapa dekade. Para peneliti kini memanfaatkan teknologi rekayasa genetika, termasuk penyisipan gen ketahanan dari spesies lain seperti kastanye Cina atau gandum (misalnya, gen oksalat oksidase), untuk menciptakan varietas yang imun terhadap patogen. Proses ini melibatkan pemetaan genom canggih, manipulasi gen, dan rekayasa biologi untuk memastikan ketahanan tanpa mengorbankan karakteristik genetik asli pohon.

Keberhasilan proyek restorasi ini akan menjadi tonggak penting dalam bioteknologi konservasi, menunjukkan potensi besar rekayasa genetika dalam mengatasi kepunahan spesies. Bagi industri teknologi, khususnya di bidang bioinformatika dan computational biology, proyek ini menyoroti kebutuhan akan pemodelan genetik canggih dan analisis data skala besar. Namun, implementasi pohon hasil modifikasi genetika (GMO) ke alam liar juga memunculkan perdebatan etis, tantangan regulasi, dan isu penerimaan publik yang harus diatasi. Jika berhasil, ini bisa membuka jalan bagi upaya konservasi serupa di seluruh dunia, menggunakan genetika untuk memerangi ancaman lingkungan global.

Tag