Kioxia Habiskan Kapasitas Memori untuk 2026

News 23 Jan 2026

Perusahaan penyimpanan data Jepang, Kioxia, mengumumkan bahwa kapasitas memori mereka telah habis terjual untuk tahun 2026. Hal ini menandakan bahwa fase "high-end dan mahal" di industri penyimpanan data akan berlanjut. Kioxia berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi, namun proses ini akan memakan waktu lama.

Kioxia merupakan salah satu produsen memori terkemuka di dunia, dan produk mereka digunakan dalam berbagai aplikasi, dari perangkat mobile hingga sistem penyimpanan data skala besar. Kapasitas memori yang habis terjual ini disebabkan oleh tingginya permintaan dari industri teknologi, terutama dari perusahaan yang memerlukan penyimpanan data dengan kapasitas besar dan kecepatan tinggi. Teknologi memori yang digunakan oleh Kioxia, seperti 3D NAND, memungkinkan penyimpanan data dengan densitas tinggi dan konsumsi daya yang rendah.

Dampak dari habisnya kapasitas memori Kioxia untuk 2026 akan dirasakan oleh industri IT dan pengguna akhir. Harga memori yang tinggi dan ketersediaan yang terbatas akan mempengaruhi biaya produksi perangkat elektronik dan sistem penyimpanan data. Hal ini juga akan mempengaruhi pengembangan teknologi baru, seperti artificial intelligence dan internet of things, yang memerlukan penyimpanan data dengan kapasitas besar dan kecepatan tinggi. Oleh karena itu, perusahaan lain di industri penyimpanan data harus meningkatkan kapasitas produksi mereka untuk memenuhi permintaan yang tinggi dan mengurangi ketergantungan pada Kioxia.

Tag