Langit Bersih COVID-19 Picu Kenaikan Emisi Metana Global

News 10 Feb 2026

Pandemi COVID-19, yang menyebabkan penurunan drastis polusi udara global akibat pembatasan aktivitas, secara mengejutkan memicu peningkatan signifikan emisi metana di atmosfer. Fenomena ini terjadi karena berkurangnya polutan tertentu di udara justru mengakibatkan kadar zat kimia pemusnah metana alami di atmosfer turun drastis, mempercepat akumulasi gas rumah kaca tersebut secara global.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa kunci fenomena ini terletak pada radikal hidroksil (OH), sering disebut "deterjen" atmosfer, yang secara alami mengoksidasi metana dan polutan lainnya. Penurunan drastis aktivitas industri dan transportasi selama lockdown COVID-19 memang mengurangi emisi polutan seperti nitrogen oksida (NOx) dan karbon monoksida (CO). Namun, polutan-polutan ini, ironisnya, juga berperan dalam pembentukan radikal OH. Dengan berkurangnya prekursor tersebut, konsentrasi OH di atmosfer menurun, memungkinkan metana bertahan lebih lama dan terakumulasi dalam jumlah yang lebih besar dari perkiraan. Metana sendiri adalah gas rumah kaca kedua terpenting setelah karbon dioksida, dengan potensi pemanasan global puluhan kali lebih kuat dalam jangka pendek.

Implikasi dari temuan ini sangat relevan bagi industri teknologi dan pengguna secara luas. Kenaikan emisi metana mempercepat perubahan iklim, yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem lebih sering, ancaman terhadap infrastruktur digital vital seperti pusat data (data centers) yang rentan terhadap banjir atau suhu berlebihan. Sektor teknologi, yang kini menjadi salah satu konsumen energi terbesar, dituntut untuk semakin agresif mengadopsi solusi berkelanjutan, mulai dari penggunaan energi terbarukan hingga pengembangan sistem pendingin yang efisien dan perangkat keras dengan jejak karbon minimal. Penemuan ini juga menggarisbawahi kompleksitas interaksi atmosfer dan pentingnya model prediktif yang lebih canggih, seringkali didukung oleh AI dan komputasi awan, untuk merancang strategi mitigasi iklim yang efektif dan responsif terhadap dinamika lingkungan yang tidak terduga.

Tag