Legislator Desak FTC Selidiki Kegagalan Pengiriman Ponsel Trump Mobile

News 16 Jan 2026

Anggota parlemen Amerika Serikat menyerukan penyelidikan oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) terhadap Trump Mobile, menyusul kegagalan perusahaan tersebut untuk mengirimkan ponsel yang telah dipesan di muka selama enam bulan terakhir. Desakan ini muncul di tengah kekhawatiran besar akan penipuan konsumen dan pelanggaran janji, namun proses investigasi diperkirakan akan menghadapi tantangan signifikan mengingat Presiden AS saat ini telah mengambil alih kontrol lembaga regulator tersebut.

Kegagalan pengiriman ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai praktik bisnis Trump Mobile, sebuah merek yang umumnya menargetkan segmen konservatif dengan janji-janji konektivitas 'bebas sensor' atau fitur khusus lainnya. Meskipun detail spesifik model ponsel yang ditawarkan tidak banyak diungkap, tren "tech politicized" semacam ini seringkali mengandalkan model praorder untuk mengumpulkan modal dan membangun hype. FTC, sebagai badan perlindungan konsumen utama di AS, seharusnya menjadi jalur pertama bagi konsumen yang dirugikan. Namun, dengan kendali politik atas FTC, independensi dan kemampuan agensi untuk melakukan investigasi yang tidak memihak terhadap entitas yang terafiliasi dengan administrasi yang berkuasa menjadi sangat diragukan, menciptakan konflik kepentingan yang jelas.

Dampak dari situasi ini meluas lebih dari sekadar kerugian finansial konsumen individu. Insiden ini berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap startup teknologi baru yang mengandalkan model praorder, serta mempertanyakan integritas lembaga regulator di era polarisasi politik. Di industri IT, ini bisa menjadi preseden buruk yang memungkinkan entitas besar atau berkuasa untuk menghindari akuntabilitas, sementara di mata pengguna, hal ini menyoroti risiko investasi pada produk teknologi yang didorong oleh narasi politik tanpa dasar teknis atau bisnis yang solid, pada akhirnya merugikan ekosistem inovasi yang sehat.

Tag