Mobil Listrik Hadapi Kendala Berat Reli Klasik: Pengisian Daya dan Kelelahan

News 16 Jan 2026

Mobil listrik (EV) menghadapi kendala signifikan selama reli jalan raya ketepatan waktu paling bergengsi di dunia, dengan pengisian daya baterai dan jet lag pengemudi menjadi faktor utama yang memperumit partisipasi. Insiden ini menyoroti keterbatasan infrastruktur EV saat ini dalam skenario penggunaan intensif yang menuntut presisi tinggi.

Reli yang dimaksud, sering diasosiasikan dengan Mille Miglia di Italia yang legendaris, dikenal karena rutenya yang panjang dan menantang, melintasi lanskap indah namun kerap jauh dari infrastruktur perkotaan. Bagi mobil listrik, ini berarti ketersediaan stasiun pengisian daya cepat menjadi sangat terbatas. Sementara kendaraan bertenaga bensin dapat mengisi ulang dalam hitungan menit, EV memerlukan waktu berjam-jam untuk pengisian penuh, mengganggu jadwal ketat reli ketepatan waktu. Tantangan ini diperparah oleh kebutuhan untuk menjaga kecepatan rata-rata tertentu, di mana setiap jeda pengisian yang tidak terencana dapat berdampak fatal pada skor.

Pengalaman ini memberikan pelajaran penting bagi industri EV global. Ini secara tegas menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan percepatan pengembangan infrastruktur pengisian daya yang lebih cepat, lebih andal, dan tersebar luas, terutama di daerah pedesaan atau jalur perjalanan panjang. Bagi produsen kendaraan, insiden ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi dalam teknologi baterai dengan jangkauan lebih jauh dan kemampuan pengisian ultra-cepat. Sementara bagi pengguna akhir, kejadian ini menekankan pentingnya manajemen rute dan energi yang cerdas saat mengemudi EV dalam kondisi ekstrem, sekaligus menantang sektor teknologi untuk menyediakan solusi navigasi dan pengisian daya yang lebih adaptif.

Tag