NASA Lakukan Evakuasi Medis Terkendali dari Stasiun Luar Angkasa

News 10 Jan 2026

NASA baru-baru ini melakukan "evakuasi medis terkendali" dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah seorang astronaut mengalami masalah kesehatan yang tidak dijabarkan secara spesifik. Menurut sumber, awak ISS yang terlatih dengan cepat memberikan bantuan kepada rekan mereka yang membutuhkan. Ini merupakan langkah-langkah darurat yang diambil untuk memastikan keselamatan astronaut yang terlibat.

Evakuasi medis dari ISS bukanlah proses yang sederhana dan memerlukan perencanaan yang cermat serta koordinasi yang ketat antara NASA dan badan antariksa lain yang terlibat dalam program ISS. Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang beroperasi sejak tahun 2000, merupakan proyek gabungan antara NASA, Roscosmos (Rusia), JAXA (Jepang), ESA (Eropa), dan CSA (Kanada). Dengan orbit rata-rata sekitar 250 mil (400 kilometer) di atas permukaan Bumi, ISS berfungsi sebagai laboratorium ilmiah, observatorium, dan sebagai titik awal untuk misi-misi lain ke luar angkasa.

Dampak dari evakuasi medis ini mungkin tidak langsung terlihat pada industri IT secara umum, tetapi ini menyoroti kompleksitas dan tantangan yang dihadapi dalam misi luar angkasa manusia. Teknologi yang digunakan dalam ISS dan misi evakuasi medis, seperti sistem komunikasi canggih, teknologi kesehatan, dan logistik transportasi luar angkasa, adalah contoh betapa pentingnya inovasi dan kerja sama internasional dalam penjelajahan luar angkasa. Ini juga mengingatkan kita tentang risiko yang dihadapi astronaut dan pentingnya persiapan dan protokol keselamatan yang ketat untuk meminimalkan risiko tersebut.

Tag