NASA Siap Luncurkan Misi Bulan
Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, sedang mempersiapkan misi bulan yang dinanti-nantikan, dengan manajer yang berada dalam keadaan siaga untuk "demam peluncuran" karena tekanan yang meningkat untuk memastikan keselamatan dan keberhasilan misi. Misi ini melibatkan empat astronot, yaitu Reid, Victor, Christina, dan Jeremy, yang akan melakukan perjalanan ke bulan.
Misi bulan ini merupakan bagian dari program Artemis, yang bertujuan untuk mengembalikan manusia ke bulan pada tahun 2025. Program ini juga bertujuan untuk mempersiapkan manusia untuk misi ke Mars di masa depan. Dalam misi ini, NASA akan menggunakan roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion, yang dirancang untuk membawa astronot ke bulan dan kembali ke Bumi. SLS memiliki kemampuan mengangkat payload yang lebih besar daripada roket sebelumnya, sehingga memungkinkan NASA untuk mengirimkan lebih banyak peralatan dan suplai ke bulan.
Dampak dari misi bulan ini bagi industri IT dan pengguna adalah kemajuan teknologi yang signifikan. Misi ini akan memungkinkan NASA untuk mengembangkan dan menguji teknologi yang diperlukan untuk misi ke Mars, seperti sistem propulsi, sistem komunikasi, dan sistem pendukung kehidupan. Selain itu, misi ini juga akan memberikan kesempatan bagi ilmuwan untuk melakukan penelitian dan eksperimen di bulan, yang dapat membantu memperluas pengetahuan manusia tentang alam semesta. Dengan demikian, misi bulan ini tidak hanya penting bagi NASA, tetapi juga bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi secara keseluruhan.