Nissan Uji Sistem Hybrid E-Power Crossover Qashqai, Target 50 mpg.
Nissan tengah melakukan uji coba ekstensif terhadap sistem hybrid E-Power terbarunya, menggunakan model crossover Qashqai yang diimpor dari Eropa. Uji coba ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem, dengan target ambisius mencapai efisiensi bahan bakar sekitar 50 mil per galon (mpg). Sistem inovatif ini diperkirakan akan menjadi bagian dari model Rogue 2027 yang akan datang di pasar kunci seperti Amerika Utara.
Sistem Nissan E-Power merupakan teknologi hybrid seri yang unik, di mana mesin bensin berfungsi eksklusif sebagai generator untuk mengisi daya baterai dan menyuplai listrik ke motor listrik penggerak roda. Berbeda dengan hybrid paralel konvensional, roda kendaraan sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, menawarkan pengalaman berkendara ala mobil listrik dengan torsi instan dan akselerasi responsif, tanpa ketergantungan pada infrastruktur pengisian daya eksternal. Teknologi ini telah sukses diterapkan di berbagai pasar global, termasuk Jepang dan Eropa, pada model seperti Nissan Note dan Kicks, sebelum kini diuji untuk pasar lainnya melalui Qashqai.
Pengenalan sistem E-Power ke pasar yang lebih luas, khususnya Amerika Utara dengan model Rogue, menandai langkah strategis Nissan dalam transisi elektrifikasi global. Bagi konsumen, ini berarti pilihan kendaraan yang lebih hemat bahan bakar dengan sensasi berkendara mirip EV, menghilangkan "range anxiety" yang kerap dikaitkan dengan kendaraan listrik murni. Di ranah industri teknologi otomotif, keberhasilan E-Power dapat mendorong inovasi lebih lanjut dalam desain powertrain hybrid, mempercepat adopsi teknologi elektrifikasi, dan menetapkan standar baru untuk efisiensi serta pengalaman berkendara ramah lingkungan.