Panasonic Hentikan Produksi Televisi Miliknya Sendiri
Panasonic Corporation secara resmi mengumumkan penghentian produksi televisi miliknya sendiri, efektif mulai Februari 2026. Keputusan ini menandai berakhirnya era panjang Panasonic sebagai salah satu manufaktur TV Jepang independen terakhir di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat dan pergeseran fokus strategi perusahaan.
Panasonic memiliki sejarah panjang dan gemilang dalam industri televisi, khususnya dengan dominasi teknologi plasma mereka yang dikenal akan kualitas gambar superior pada masanya. Namun, perusahaan tersebut telah menghadapi tantangan berat dalam segmen TV konsumen, terutama setelah transisi dari plasma ke LCD/LED dan kemudian OLED, di mana mereka kesulitan bersaing dengan raksasa Korea Selatan seperti Samsung dan LG, serta pabrikan Tiongkok yang agresif. Keputusan untuk menghentikan manufaktur internal dan beralih ke model outsourcing ini diperkirakan merupakan langkah strategis untuk memangkas biaya operasional dan mengalihkan sumber daya ke segmen bisnis yang lebih menguntungkan, seperti solusi B2B, baterai, otomotif, dan peralatan rumah tangga lainnya.
Langkah Panasonic ini menggarisbawahi tren yang lebih besar dalam industri elektronik Jepang, di mana banyak perusahaan ikonik telah mengurangi atau menghentikan produksi perangkat keras konsumen demi fokus pada segmen industri atau lisensi merek. Bagi konsumen, meskipun merek Panasonic mungkin masih akan terlihat di pasaran melalui TV yang diproduksi oleh pihak ketiga (Original Equipment Manufacturer/OEM), hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi kualitas dan inovasi yang selama ini melekat pada TV buatan Panasonic sendiri. Di sisi lain, bagi industri, ini menegaskan bahwa strategi outsourcing dan efisiensi biaya menjadi kunci kelangsungan hidup di pasar yang sangat kompetitif, bahkan untuk pemain sejarah sekalipun.