Panel Keselamatan Kritisi NASA Atas Penanganan Insiden Starliner
Sebuah panel keselamatan independen mengeluarkan kritik keras terhadap Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) atas penanganan insiden dalam program kapsul berawak Boeing Starliner. Panel tersebut menekankan bahwa anomali yang terjadi pada wahana tersebut seharusnya menjadi perhatian utama dan mendesak, menuntut evaluasi yang lebih serius dari badan antariksa tersebut.
Program Starliner Boeing dirancang sebagai salah satu moda transportasi utama untuk mengangkut astronot NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) di bawah inisiatif Program Kru Komersial. Namun, proyek ini telah dihantui serangkaian masalah teknis signifikan. Ini termasuk kegagalan mencapai ISS pada uji terbang tanpa awak pertama (OFT-1) pada 2019 karena masalah perangkat lunak dan sinkronisasi waktu misi yang fatal, serta masalah katup propelan serius yang menunda uji terbang kedua (OFT-2) pada 2021. Meskipun OFT-2 akhirnya berhasil mencapai ISS pada 2022, panel keamanan, kemungkinan Aerospace Safety Advisory Panel (ASAP), menyoroti bahwa NASA mungkin belum memberikan perhatian yang cukup serius terhadap akar masalah yang berulang ini, yang krusial untuk keselamatan misi berawak di masa depan.
Kritik ini berpotensi menimbulkan implikasi signifikan bagi program luar angkasa komersial dan reputasi NASA, mengingat Starliner telah mengalami penundaan bertahun-tahun melampaui jadwal awal. Penundaan terus-menerus pada penerbangan berawak pertamanya (CFT) tidak hanya menyebabkan kerugian finansial substansial bagi Boeing tetapi juga menempatkan NASA di bawah pengawasan ketat terkait standar keamanannya. Bagi industri teknologi secara lebih luas, kasus Starliner menjadi pengingat penting akan keharusan standar keamanan dan pengujian yang tak tergoyahkan dalam pengembangan teknologi tinggi yang melibatkan nyawa manusia, mulai dari perangkat lunak kritis hingga sistem otonom. Hal ini juga menegaskan kembali pentingnya pengawasan independen untuk menjaga akuntabilitas dan integritas dalam proyek-proyek teknologi raksasa.