Panel Keselamatan: NASA Abai Insiden Krusial Starliner

News 26 Des 2025

Panel keselamatan independen mendesak Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) untuk lebih serius dalam menangani anomali krusial yang terjadi pada wahana antariksa Starliner milik Boeing. Panel tersebut menegaskan bahwa insiden ini layak mendapatkan perhatian utama dan berkelanjutan, mengindikasikan adanya kekhawatiran mendalam terhadap protokol keselamatan yang diterapkan.

Program Boeing Starliner, yang dirancang untuk mengangkut astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) di bawah kontrak Commercial Crew Program NASA, telah menghadapi serangkaian kemunduran signifikan sejak awal pengembangannya. Insiden paling terkenal adalah kegagalan mencapai ISS selama uji terbang tanpa awak pertama (OFT-1) pada Desember 2019 akibat masalah perangkat lunak dan komunikasi. Setelah itu, masalah teknis berulang, termasuk malfungsi katup propulsi pada tahun 2021 yang menunda uji terbang kedua, terus menimbulkan pertanyaan tentang protokol pengujian dan manajemen risiko Boeing serta pengawasan NASA yang kurang memadai.

Kritikan ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap masa depan program Starliner, yang telah tertinggal jauh dibandingkan pesaingnya, SpaceX Crew Dragon. Lebih luas, insiden ini menggarisbawahi tantangan kompleks dalam rekayasa perangkat lunak dan perangkat keras misi kritis, menyoroti pentingnya verifikasi independen, pengujian ketat, dan budaya keselamatan yang tak kompromi dalam pengembangan teknologi antariksa. Kegagalan serius dalam program ini tidak hanya berpotensi merugikan reputasi NASA dan Boeing, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan publik serta investasi terhadap industri antariksa komersial yang semakin bergantung pada inovasi teknologi canggih.

Tag