Pekerja Gig di RentAHuman Gagal Hasilkan Uang Dua Hari

News 14 Feb 2026

Seorang individu yang bekerja sebagai pekerja gig di platform RentAHuman melaporkan tidak menerima bayaran sepeser pun setelah dua hari penuh bertugas. Insiden ini, yang dipublikasikan dalam sebuah laporan, menyoroti potensi masalah pembayaran dalam ekosistem gig ekonomi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang masih baru dan spekulatif.

Platform RentAHuman beroperasi dengan premis futuristik bahwa entitas AI memerlukan 'tubuh' fisik manusia untuk menjalankan tugas di dunia nyata, atau 'meatspace'. Konsep ini, yang menempatkan manusia sebagai perantara atau operator avatar bagi AI, menandai evolusi ekosistem gig ekonomi yang semakin terintegrasi dengan teknologi canggih. Meskipun detail teknis operasional AI yang 'menggunakan' tubuh manusia masih sangat spekulatif dan berada di ranah pengembangan antarmuka saraf atau kendali jarak jauh tingkat tinggi, platform seperti RentAHuman mencoba mengkomodifikasi peran unik ini.

Insiden pembayaran yang dialami pekerja RentAHuman ini bukan sekadar masalah individu, melainkan juga menyoroti kompleksitas regulasi dan etika yang berkembang di garis depan ekonomi gig berbasis AI. Potensi eksploitasi pekerja, kurangnya transparansi dalam skema pembayaran yang inovatif, dan pertanyaan mendasar tentang otonomi manusia dalam interaksi dengan AI menjadi krusial. Kegagalan pembayaran ini dapat menimbulkan keraguan terhadap viabilitas model bisnis semacam itu dan mendesak regulator serta pengembang platform untuk menyusun kerangka kerja yang jelas demi melindungi pekerja di masa depan pekerjaan yang semakin didefinisikan ulang oleh AI.

Tag