Pemerintah Daerah Bayar $600.000 ke Pentesters yang Ditangkap Saat Audit

News 30 Jan 2026

Sebuah pemerintah daerah sepakat membayar ganti rugi sebesar $600.000 kepada Gary DeMercurio dan Justin Wynn, dua pakar pengujian penetrasi (pentester) yang ditangkap karena mengevaluasi keamanan gedung pengadilan mereka. Penyelesaian hukum ini tercapai lebih dari enam tahun setelah insiden awal penangkapan kedua pentester tersebut. Pembayaran ini mengakhiri saga hukum panjang yang bermula dari insiden audit keamanan proaktif yang berujung salah paham.

Insiden ini menyoroti kompleksitas dan risiko kesalahpahaman dalam praktik pengujian penetrasi (pentesting), sebuah metode keamanan siber krusial. Pentesting melibatkan simulasi serangan siber atau fisik yang etis untuk mengidentifikasi kelemahan dan kerentanan dalam sistem, jaringan, atau infrastruktur fisik, sebelum dieksploitasi oleh pihak jahat. Umumnya, aktivitas ini dilakukan di bawah kontrak dan izin resmi. Kasus DeMercurio dan Wynn, yang terjadi di gedung pengadilan Dallas County, Iowa, melibatkan pengujian penetrasi fisik untuk menguji keamanan gedung secara langsung, bukan hanya sistem digital. Kurangnya komunikasi atau pemahaman yang jelas mengenai sifat pekerjaan mereka oleh pihak berwenang disinyalir menjadi pemicu penangkapan yang tidak semestinya.

Kasus semacam ini memiliki dampak signifikan terhadap industri keamanan siber. Ini menjadi pengingat vital bagi organisasi, terutama entitas pemerintah, tentang pentingnya memahami peran pengujian penetrasi dan perlunya kerangka hukum serta kontrak yang sangat jelas sebelum atau saat mengevaluasi keamanan. Bagi para profesional keamanan, insiden ini menggarisbawahi risiko hukum potensial, bahkan ketika bertindak dengan niat baik dan etis. Penyelesaian sebesar $600.000 tidak hanya mengkompensasi kerugian pribadi para pentester, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa pengujian keamanan proaktif adalah komponen vital pertahanan siber modern yang harus dihormati dan difasilitasi, bukan dihukum, asalkan dilakukan dengan persetujuan dan komunikasi yang tepat.

Tag