Penelitian Baru Bantah Klaim Pohon Bisa Merasakan Gerhana Matahari

News 9 Feb 2026

Sebuah kritik terbaru telah membantah klaim bahwa pohon dapat merasakan gerhana matahari, yang sebelumnya dipublikasikan dalam sebuah penelitian kontroversial pada tahun 2025. Kritik ini menyatakan bahwa penelitian tersebut "mewakili pendangkalan pseudosains ke dalam inti penelitian biologi". Penelitian asli tersebut telah menimbulkan perdebatan di kalangan ilmuwan karena klaimnya yang tidak biasa tentang kemampuan pohon untuk mendeteksi perubahan lingkungan yang terkait dengan gerhana matahari.

Untuk memahami konteks dari penelitian ini, perlu dipahami bahwa gerhana matahari adalah fenomena alam yang relatif jarang terjadi, di mana bulan melintasi jalur antara bumi dan matahari, sehingga menghalangi sebagian atau seluruh cahaya matahari. Beberapa penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa beberapa organisme, termasuk tumbuhan, dapat merespons terhadap perubahan lingkungan yang terkait dengan gerhana, seperti perubahan suhu dan intensitas cahaya. Namun, klaim bahwa pohon dapat "merasakan" gerhana matahari secara spesifik telah dianggap sebagai klaim yang berlebihan dan tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Dari sudut pandang teknis, penelitian biologi modern seringkali menggunakan metode ilmiah yang ketat, termasuk eksperimen yang terkendali dan analisis data statistik, untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat dipercaya dan diulang.

Dampak terhadap Industri dan Masyarakat

Dampak dari kritik ini terhadap penelitian sebelumnya dapat signifikan, terutama dalam konteks promosi sains yang berbasis bukti dan penolakan terhadap pseudosains. Dalam industri penelitian biologi, kritik ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya metode ilmiah yang tepat dan interpretasi data yang akurat untuk menghindari penyebaran informasi yang salah. Bagi masyarakat umum, kritik ini juga dapat membantu meningkatkan literasi sains dan kritisisme terhadap klaim-klaim yang tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat, sehingga mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang sains dan teknologi.

Tag