Penelitian Temukan Microdosing LSD Kurang Efektif

News 2 Feb 2026

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa microdosing LSD tidak lebih efektif daripada plasebo dalam mengobati depresi. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efektivitas microdosing LSD dengan plasebo dalam mengurangi gejala depresi. Hasilnya menunjukkan bahwa plasebo memiliki hasil yang lebih baik daripada microdosing LSD.

Microdosing LSD telah menjadi topik perdebatan dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa microdosing dapat memiliki efek positif pada kesehatan mental. Namun, penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa efek microdosing LSD mungkin telah dilebih-lebihkan. Dalam penelitian ini, para peneliti menggunakan metode double-blind untuk membandingkan efektivitas microdosing LSD dengan plasebo. Mereka juga menggunakan skala pengukuran gejala depresi yang telah diverifikasi untuk menilai hasilnya.

Dampak dari penelitian ini dapat signifikan bagi industri kesehatan mental dan pengguna LSD. Penelitian ini menunjukkan bahwa microdosing LSD tidak dapat diandalkan sebagai metode pengobatan depresi, dan bahwa plasebo dapat memiliki efek yang lebih baik. Hal ini dapat mempengaruhi keputusan pengguna dan dokter dalam memilih metode pengobatan yang tepat. Selain itu, penelitian ini juga dapat memicu penelitian lebih lanjut tentang efektivitas microdosing LSD dan pengembangan metode pengobatan yang lebih efektif untuk depresi.

Tag