Pengguna VMware Pangkas Jejak, Laporan CloudBolt Konfirmasi Strategi Broadcom

News 18 Feb 2026

Survei terbaru dari CloudBolt mengungkapkan bahwa mayoritas pengguna VMware secara aktif mengurangi jejak penggunaan produk mereka, memperkuat asumsi bahwa Broadcom, pemilik baru VMware, tidak berniat mempertahankan setiap pelanggan. Laporan tersebut menyoroti dampak akuisisi Broadcom terhadap basis pengguna VMware di tengah perubahan strategi bisnis yang agresif.

Akuisisi VMware oleh Broadcom pada akhir tahun 2023 senilai $61 miliar telah memicu kekhawatiran di kalangan pelanggan dan mitra. Sejak mengambil alih, Broadcom menerapkan strategi yang serupa dengan akuisisi sebelumnya seperti CA Technologies dan unit keamanan Symantec, yaitu merampingkan portofolio produk, mengakhiri model lisensi perpetual, dan beralih sepenuhnya ke langganan. Perubahan ini, ditambah dengan dugaan kenaikan harga dan persyaratan bundling yang lebih ketat, telah mendorong banyak organisasi untuk mempertimbangkan alternatif. 'Mengurangi jejak VMware' dapat berarti migrasi beban kerja ke platform virtualisasi lain seperti KVM, Proxmox, atau Nutanix, serta memanfaatkan layanan cloud publik seperti AWS, Azure, atau Google Cloud.

Dampak dari strategi Broadcom ini sangat signifikan bagi lanskap teknologi perusahaan. Ini tidak hanya menciptakan peluang besar bagi para pesaing VMware di pasar virtualisasi dan cloud hibrida, tetapi juga memaksa departemen IT di seluruh dunia untuk mengevaluasi ulang strategi infrastruktur mereka. Organisasi kini dihadapkan pada keputusan sulit antara beradaptasi dengan model baru Broadcom atau menanggung biaya dan kompleksitas migrasi. Dalam jangka panjang, tren ini dapat mempercepat adopsi solusi multi-cloud dan memperluas dominasi platform virtualisasi open-source atau vendor lain yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi, berpotensi mengubah dinamika pasar infrastruktur TI global secara fundamental.

Tag