Raspberry Pi Naikkan Harga Kembali
Raspberry Pi melakukan kenaikan harga untuk produknya karena krisis RAM yang berkepanjangan. Ini adalah kenaikan harga kedua dalam dua bulan terakhir. Harga meningkat seiring dengan jumlah RAM yang lebih besar pada board Pi.
Krisis RAM global telah mempengaruhi banyak perusahaan, termasuk Raspberry Pi. Perusahaan ini terkenal dengan komputernya yang kecil dan terjangkau, tetapi kenaikan biaya komponen membuat mereka harus menyesuaikan harga. Raspberry Pi menggunakan RAM untuk meningkatkan kinerja komputernya, sehingga kenaikan harga lebih besar untuk model dengan RAM yang lebih besar. Misalnya, model Raspberry Pi dengan 8GB RAM mungkin mengalami kenaikan harga yang lebih besar dibandingkan dengan model 4GB RAM.
Dampak dari kenaikan harga ini dapat dirasakan oleh pengguna dan industri IT. Banyak proyek yang menggunakan Raspberry Pi sebagai komponen utama, seperti proyek IoT, robotika, dan komputasi terdistribusi. Kenaikan harga dapat membuat proyek-proyek ini lebih mahal dan kurang kompetitif. Namun, Raspberry Pi masih merupakan pilihan populer di kalangan pengembang dan hobiis karena kemampuan dan fleksibilitasnya. Perusahaan ini berharap dapat menemukan solusi untuk mengatasi krisis RAM dan mengembalikan harga ke level sebelumnya.