Roket China Gagal Diluncurkan Dua Kali dalam 12 Jam
Long March 12B, sebuah roket China yang sebagian dapat digunakan kembali, gagal diluncurkan dua kali dalam waktu 12 jam. Kegagalan ini terjadi saat China sedang mempersiapkan peluncuran roket ini untuk pertama kalinya. Roket Long March 12B direncanakan untuk menjadi salah satu roket andalan China dalam beberapa tahun mendatang.
Roket Long March 12B memiliki kemampuan untuk mengangkut payload hingga 4.000 kg ke orbit bumi rendah. Roket ini juga dilengkapi dengan teknologi yang canggih, seperti sistem navigasi dan kontrol yang presisi. Namun, kegagalan peluncuran ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan dan keandalan roket ini. Selain itu, kegagalan ini juga mempengaruhi rencana peluncuran roket lainnya, seperti roket Neutron yang dikembangkan oleh Rocket Lab.
Kegagalan peluncuran roket Long March 12B ini dapat memiliki dampak yang signifikan bagi industri antariksa China. Kegagalan ini dapat memperlambat perkembangan program antariksa China dan mempengaruhi kepercayaan investor. Namun, kegagalan ini juga dapat menjadi kesempatan bagi China untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan roket mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, China telah membuat kemajuan yang signifikan dalam teknologi antariksa, dan kegagalan ini tidak akan menghentikan langkah mereka untuk menjadi salah satu negara terdepan dalam eksplorasi antariksa.