Roket Vulcan ULA Alami Masalah Booster Lagi

News 14 Feb 2026

Vulcan, roket buatan United Launch Alliance (ULA), mengalami masalah pada booster padanya saat melakukan peluncuran ke orbit. Meskipun begitu, mesin BE-4 buatan Blue Origin yang digunakan pada Vulcan tampaknya berhasil menyelamatkan roket dari kegagalan. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan roket Vulcan untuk melakukan misi-misi penting di masa depan.

Untuk memahami masalah yang terjadi, perlu dipahami bahwa roket Vulcan menggunakan dua mesin BE-4 yang dikembangkan oleh Blue Origin. Mesin ini memiliki kemampuan thrust yang tinggi dan dirancang untuk meningkatkan efisiensi peluncuran. Namun, masalah pada booster padanya menunjukkan bahwa masih ada tantangan yang harus diatasi sebelum roket ini dapat dioperasikan secara penuh. ULA telah berinvestasi besar dalam pengembangan Vulcan sebagai pengganti roket Atlas V yang telah lama digunakan. Dengan kemampuan angkat payload yang lebih besar dan biaya operasional yang lebih rendah, Vulcan diharapkan dapat meningkatkan posisi ULA di pasar peluncuran satelit.

Dampak dari insiden ini bagi industri IT dan pengguna dapat signifikan. Jika roket Vulcan tidak dapat memenuhi standar keamanan dan kinerja yang ditetapkan, maka dapat mempengaruhi jadwal peluncuran satelit dan proyek-proyek ruang angkasa lainnya. Ini juga dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan pelanggan terhadap ULA dan teknologi peluncuran yang dikembangkannya. Oleh karena itu, ULA perlu segera menangani masalah ini dan memastikan bahwa roket Vulcan siap untuk melakukan misi-misi yang sangat penting di masa depan.

Tag