Sengketa Kekuasaan NIH Memanas, Jabatan Direktur Institut Terancam Politisasi

News 2 Feb 2026

Sengketa kekuasaan internal di National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat semakin memanas, menempatkan 27 posisi direktur institut dan pusat penelitian krusial dalam risiko politisasi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap independensi dan arah penelitian ilmiah vital yang selama ini dipimpin oleh badan tersebut.

NIH, sebagai lembaga penelitian biomedis terkemuka dunia, mengelola anggaran miliaran dolar untuk riset inovatif, termasuk pengembangan teknologi medis canggih seperti terapi gen, kecerdasan buatan dalam diagnostik, dan bioinformatika. Para direktur institut dan pusat tersebut secara tradisional dipilih berdasarkan rekam jejak ilmiah dan keahlian di bidang masing-masing. Politisasi proses penunjukan ini berpotensi menggeser fokus penelitian dari urgensi ilmiah dan kesehatan masyarakat ke agenda politik, mengancam integritas saintifik dan objektivitas riset.

Bagi industri teknologi dan kesehatan digital, potensi politisasi direksi NIH membawa dampak signifikan. Dana penelitian yang berorientasi politik dapat menghambat inovasi di bidang bioteknologi, pengembangan AI untuk kesehatan, dan solusi digital lainnya yang sangat bergantung pada temuan ilmiah fundamental dari NIH. Pada akhirnya, publik akan merasakan dampaknya melalui kemajuan yang melambat dalam penanganan penyakit, respons kesehatan masyarakat yang kurang efektif, dan keterlambatan akses terhadap teknologi medis terdepan, menegaskan pentingnya menjaga independensi ilmiah lembaga riset krusial ini.

Tag