SpaceX Kirim Daftar Tuntutan ke Negara Bagian AS

News 29 Jan 2026

SpaceX, perusahaan yang dimiliki oleh Elon Musk, telah mengirimkan daftar tuntutan kepada beberapa negara bagian di Amerika Serikat yang memberikan dana bantuan untuk proyek broadband Starlink. Dalam daftar tersebut, SpaceX menolak untuk membuat janji spesifik tentang kapasitas jaringan atau jumlah pelanggan Starlink.

Proyek Starlink sendiri merupakan sebuah inisiatif untuk menyediakan akses internet broadband melalui satelit. Dengan menggunakan konstelasi satelit yang terdiri dari ribuan satelit kecil, Starlink bertujuan untuk menyediakan koneksi internet yang cepat dan andal ke seluruh dunia, terutama di daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan internet tradisional. Namun, untuk membiayai proyek ini, SpaceX memerlukan dana bantuan dari pemerintah, yang mana beberapa negara bagian di AS telah menyediakan dana tersebut.

Dampak dari tuntutan SpaceX ini dapat dirasakan oleh industri IT dan pengguna internet di seluruh dunia. Jika SpaceX berhasil mendapatkan dana bantuan yang cukup, maka proyek Starlink dapat terus berkembang dan menyediakan akses internet yang lebih baik bagi masyarakat. Namun, jika tuntutan tersebut ditolak, maka proyek Starlink dapat mengalami penundaan atau bahkan gagal. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan industri IT dan teknologi di masa depan, terutama dalam hal penyediaan akses internet yang cepat dan andal.

Tag