Starlink Lawan Sensor Iran Selama Protès
Iran mematikan akses internet di seluruh negara saat pemerintah melakukan tindakan keras terhadap protès yang meluas. Bahkan, layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk juga mengalami gangguan. Starlink berusaha untuk tetap online di Iran dengan mengatasi sinyal yang diblokir oleh rezim saat protès berlangsung.
Latar belakang dari gangguan ini adalah protès yang dipicu oleh kematian seorang wanita muda Iran, Mahsa Amini, yang meninggal saat ditahan oleh polisi moralitas Iran. Protès ini telah menyebar ke seluruh negara dan memicu tindakan keras dari pemerintah. Dalam upaya untuk mengendalikan situasi, pemerintah Iran telah mematikan akses internet dan melakukan sensor terhadap sinyal satelit. Starlink, yang menggunakan konstelasi satelit untuk menyediakan akses internet, telah berusaha untuk mengatasi gangguan ini dengan mengupdate perangkat lunak dan meningkatkan keamanan sinyal.
Dampak dari gangguan ini dapat dirasakan tidak hanya oleh pengguna Starlink di Iran, tetapi juga oleh industri IT secara keseluruhan. Gangguan ini menunjukkan bahwa bahkan layanan internet satelit yang canggih sekalipun dapat diblokir oleh rezim yang ingin mengendalikan akses informasi. Hal ini dapat memicu kekhawatiran tentang kebebasan informasi dan akses internet di negara-negara dengan rezim yang represif. Selain itu, gangguan ini juga dapat mempengaruhi pengembangan layanan internet satelit di masa depan, karena perusahaan seperti Starlink harus meningkatkan keamanan dan kemampuan untuk mengatasi sensor dan gangguan.