Telly Kantongi Pendapatan TV Berbasis Iklan, Pengiriman Massal Hadapi Tantangan

News 24 Jan 2026

Startup asal Los Angeles, Telly, berhasil mencatat pendapatan signifikan dari model bisnis televisi gratis berbasis iklan mereka, meskipun menghadapi tantangan berat dalam memenuhi target ambisius pengiriman jutaan unit yang seharusnya rampung pada 2024. Perusahaan ini menawarkan perangkat TV canggih secara cuma-cuma kepada konsumen dengan imbalan penayangan iklan berkelanjutan pada layar sekunder yang terintegrasi.

Model bisnis Telly yang inovatif ini membedakan mereka dari produsen televisi tradisional. Setiap perangkat Telly dilengkapi dengan dua layar: layar utama 4K HDR dan layar sekunder pintar yang lebih kecil di bawahnya, khusus menampilkan iklan yang ditargetkan, widget informasi, dan notifikasi real-time. Konsep "TV gratis" ini sejatinya mengandalkan monetisasi data pengguna dan penayangan iklan, di mana Telly mengklaim dapat menghasilkan pendapatan signifikan dari setiap unit yang aktif. Namun, janji awal startup ini untuk mengirimkan "jutaan" unit pada akhir 2024 ternyata sulit diwujudkan, menyoroti kompleksitas manufaktur, manajemen rantai pasokan, dan logistik distribusi perangkat keras dalam skala besar, terutama untuk produk yang diberikan secara cuma-cuma.

Keberhasilan parsial Telly dalam menghasilkan pendapatan di tengah kendala distribusi massal memberikan gambaran tentang masa depan perangkat keras yang didukung iklan dan privasi data. Model ini memicu perdebatan mengenai sejauh mana konsumen bersedia menukar data pribadi dan eksposur iklan konstan demi perangkat gratis. Bagi industri teknologi, Telly menunjukkan potensi model bisnis baru yang mendisrupsi pasar TV, namun juga menggarisbawahi tantangan besar dalam mencapai skala produksi dan pengiriman, terutama ketika nilai finansial produk bagi konsumen adalah "nol" di muka. Kesuksesan jangka panjang Telly akan sangat bergantung pada kemampuannya mengatasi hambatan logistik sambil tetap menjaga daya tarik bagi pengguna yang bersedia mengadopsi gaya hidup "TV beriklan" ini.

Tag