Telly Raih Pendapatan Signifikan, Pengiriman TV Berbasis Iklan Hadapi Kendala
Startup teknologi asal Los Angeles, Telly, dilaporkan berhasil mencatat pendapatan signifikan dari model bisnis televisi berbasis iklan "gratis" mereka. Namun, perusahaan tersebut menghadapi tantangan besar dalam memenuhi janji pengiriman "jutaan" unit TV kepada konsumen yang telah dijadwalkan hingga akhir tahun 2024, menimbulkan pertanyaan tentang efisiensi operasional dan skala distribusi.
Model bisnis Telly yang inovatif didasarkan pada penawaran televisi pintar gratis kepada konsumen, dengan imbalan mereka bersedia terpapar iklan secara terus-menerus dan berbagi data penggunaan. Setiap unit TV dilengkapi dengan layar ganda; layar utama untuk konten hiburan, dan layar sekunder yang lebih kecil di bawahnya didedikasikan untuk menampilkan iklan, widget interaktif, dan notifikasi. Konsep ini, yang dipelopori oleh co-founder Xumo, Adam Gold, berupaya merevolusi pasar TV dengan mengalihkan beban biaya perangkat keras ke pengiklan, mirip dengan model bisnis media sosial atau aplikasi gratis. Namun, implementasi janji pengiriman massal menjadi batu sandungan utama yang membatasi potensi pendapatan sepenuhnya, karena iklan hanya dapat ditayangkan dan data dikumpulkan setelah perangkat benar-benar sampai di tangan pengguna.
Kegagalan Telly dalam memenuhi target pengiriman jutaan unit TV berpotensi merusak kepercayaan pasar terhadap model bisnis "hardware gratis" yang didukung iklan, sekaligus menyoroti kompleksitas logistik dan produksi dalam skala besar. Bagi industri teknologi, kasus Telly menjadi studi kasus penting tentang batas-batas monetisasi data dan periklanan di ranah perangkat keras konsumen. Sementara itu, bagi pengguna yang tertarik dengan konsep TV gratis, penundaan pengiriman dapat menimbulkan frustrasi dan keraguan terhadap nilai jangka panjang dari kompromi privasi demi perangkat yang tidak kunjung tiba. Keberhasilan atau kegagalan Telly dalam mengatasi hambatan distribusi ini akan menjadi tolok ukur penting bagi startup lain yang berani menantang model pendapatan konvensional di sektor perangkat keras.