Tesla Diberi Waktu Lima Minggu Lagi untuk Menanggapi Penyelidikan FSD

News 18 Jan 2026

Badan pengawas federal di Amerika Serikat telah memberikan Tesla waktu tambahan lima minggu untuk menanggapi penyelidikan terkait sistem Full Self-Driving (FSD) yang digunakan pada kendaraan listrik mereka. Penyelidikan ini dipicu oleh laporan bahwa sistem FSD Tesla sering mengabaikan lampu merah dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Sistem FSD yang dikembangkan oleh Tesla adalah teknologi yang canggih dan kompleks, menggunakan kombinasi sensor, kamera, dan algoritma machine learning untuk mengendalikan kendaraan secara otomatis. Namun, beberapa kasus yang dilaporkan menunjukkan bahwa sistem ini masih memiliki kelemahan, terutama dalam mengenali dan merespons situasi lalu lintas yang tidak terduga. Dalam konteks ini, badan pengawas federal ingin mengetahui apa yang menyebabkan sistem FSD Tesla mengabaikan lampu merah dan bagaimana perusahaan tersebut berencana untuk memperbaiki kelemahan ini.

Dampak dari penyelidikan ini dapat signifikan bagi industri kendaraan listrik dan otonom, karena menyangkut keamanan dan kepercayaan publik terhadap teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan seperti Tesla. Jika Tesla tidak dapat memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh badan pengawas, perusahaan tersebut mungkin akan menghadapi sanksi atau bahkan penarikan produk dari pasar. Hal ini juga dapat mempengaruhi perkembangan teknologi otonom secara keseluruhan, karena industri ini sangat bergantung pada kepercayaan dan keamanan yang dapat ditawarkan kepada pengguna.

Tag