Tesla Hentikan Autopilot, Wajib Bayar $99/Bulan untuk Fitur Lane-Keeping.
San Francisco – Tesla secara resmi mengumumkan penghentian fitur Autopilot dasarnya, menggeser fungsionalitas utama seperti penjagaan jalur (lane-keeping) menjadi layanan berlangganan seharga $99 per bulan. Kebijakan baru ini mulai berlaku segera, menandai upaya signifikan pabrikan mobil listrik tersebut untuk meningkatkan pendapatan berulang di tengah tantangan penjualan dan profitabilitas yang menyusut.
Langkah ini datang di saat Tesla menghadapi tekanan finansial yang kian meningkat. Fitur Autopilot yang sebelumnya menjadi standar dan daya tarik utama bagi pembeli, kini dipecah dan sebagian di antaranya ditempatkan di balik paywall. Penjagaan jalur, sebuah sistem bantuan pengemudi tingkat 2 (ADAS) yang membantu kendaraan tetap berada di jalurnya melalui kamera dan sensor, kini tidak lagi menjadi bagian dari paket pembelian kendaraan dasar. Keputusan ini juga sejalan dengan strategi jangka panjang Tesla untuk mendorong adopsi paket Full Self-Driving (FSD) yang lebih mahal, meskipun masih dalam tahap beta dan belum mencapai otonomi penuh.
Perubahan model monetisasi ini diperkirakan akan memiliki dampak signifikan bagi konsumen dan industri otomotif secara lebih luas. Bagi pemilik Tesla eksisting, terutama yang membeli kendaraan mereka dengan harapan fitur lane-keeping adalah bagian dari pembelian, kebijakan ini dapat menimbulkan kekecewaan dan pertanyaan tentang kepemilikan fitur pasca-pembelian. Di sisi industri, langkah Tesla ini berpotensi menjadi preseden bagi pabrikan lain untuk beralih ke model berlangganan untuk fitur kendaraan, mengubah cara konsumen berinteraksi dengan teknologi otomotif. Ini juga memicu perdebatan etis seputar monetisasi fitur keselamatan dan peran perangkat lunak dalam menentukan nilai dan fungsionalitas kendaraan modern.