Tesla Hentikan Produksi Model S dan X, Prioritaskan Robot Humanoid

News 29 Jan 2026

Raksasa otomotif listrik, Tesla, secara resmi mengumumkan penghentian produksi sedan premium Model S dan SUV Model X. Keputusan drastis ini menandai pergeseran strategis perusahaan yang signifikan, mengalihkan fokus dan sumber daya utamanya untuk mempercepat pengembangan robot humanoid, sebuah proyek ambisius yang dikepalai oleh CEO Elon Musk. Pengumuman ini datang setelah spekulasi panjang mengenai masa depan dua model yang pernah menjadi tulang punggung revolusi kendaraan listrik (EV) Tesla.

Model S dan Model X, yang dulunya memimpin pasar EV premium dengan inovasi baterai, performa, dan teknologi otonom, kini dinilai telah tertinggal oleh kompetitor. Persaingan ketat dari produsen otomotif tradisional dan startup EV baru, seperti Mercedes-Benz EQS, Lucid Air, dan Porsche Taycan, telah menghadirkan alternatif yang lebih modern dan canggih di segmen yang sama. Pengalihan prioritas ini menggarisbawahi komitmen Tesla terhadap ambisi kecerdasan buatan (AI) dan robotikanya, terutama melalui proyek Optimus atau Tesla Bot. Proyek Optimus bertujuan menciptakan robot humanoid serbaguna yang mampu melakukan tugas-tugas rumah tangga dan industri, merepresentasikan visi jangka panjang Musk untuk masa depan teknologi di luar industri otomotif.

Langkah ini diproyeksikan akan memiliki dampak ganda bagi industri teknologi dan otomotif. Di satu sisi, penghentian produksi Model S dan X akan menciptakan kekosongan signifikan di segmen EV mewah, membuka peluang bagi pesaing untuk merebut pangsa pasar. Di sisi lain, hal ini menegaskan transformasi Tesla dari sekadar produsen mobil listrik menjadi pemain utama di ranah kecerdasan buatan dan robotika. Investasi besar dalam robot humanoid dapat memicu percepatan inovasi di sektor tersebut, namun juga menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan layanan purna jual dan nilai jual kembali bagi pemilik Model S dan X yang ada. Keputusan ini secara jelas menunjukkan arah baru Tesla, menempatkan mereka di garis depan perpaduan teknologi AI, robotika, dan mobilitas masa depan.

Tag