Trump Tunjuk Non-Saintis ke Panel Penasihat Sains dan Teknologi

News 26 Mar 2026

Administrasi Presiden Donald Trump baru-baru ini menunjuk sejumlah individu tanpa latar belakang ilmiah atau teknis ke dalam panel penasihat sains dan teknologi federal. Langkah ini memicu kritik luas, dilihat sebagai konsisten dengan pola administrasi yang cenderung skeptis terhadap konsensus ilmiah dan kurang mengedepankan ekspertise saintifik dalam pengambilan keputusan penting.

Panel penasihat sains dan teknologi federal biasanya dihuni oleh para ilmuwan terkemuka, insinyur, dan pakar teknologi yang memiliki rekam jejak signifikan dalam riset atau inovasi. Peran mereka sangat krusial dalam memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti mengenai isu-isu kompleks seperti pengembangan kecerdasan buatan, keamanan siber, perubahan iklim, hingga respons pandemi global. Penunjukan non-saintis ke posisi strategis ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kemampuan panel untuk memberikan nasihat yang kompeten dan objektif, serta keselarasan dengan prioritas teknologi dan ilmiah nasional.

Keputusan ini berpotensi memiliki dampak signifikan terhadap arah kebijakan sains dan teknologi Amerika Serikat di masa depan. Tanpa masukan yang relevan dari para ahli, keputusan krusial terkait alokasi dana riset, regulasi teknologi baru, dan strategi inovasi nasional dapat menjadi bias atau tidak efektif. Hal ini tidak hanya dapat menghambat kemajuan dalam sektor teknologi informasi dan pengembangan fundamental, tetapi juga dapat merusak kredibilitas ilmiah pemerintah di mata publik dan komunitas internasional, yang pada akhirnya memengaruhi daya saing negara di panggung global.

Tag