TSMC Catat Rekor Laba Q4, Tegaskan Permintaan AI Tak Terbatas
Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) mencatatkan rekor laba kuartal keempat, sekaligus menegaskan permintaan chip kecerdasan buatan (AI) dari pelanggan "tidak terbatas". Pernyataan ini mengemuka di tengah kekhawatiran pasar akan potensi gelembung di sektor AI.
TSMC merupakan pabrikan semikonduktor kontrak terbesar di dunia, menjadi pemasok krusial bagi raksasa teknologi yang mendominasi pasar AI seperti NVIDIA dan AMD. Produksi chip pada node proses canggih seperti 5nm dan 3nm oleh TSMC adalah fondasi bagi akselerator AI berperforma tinggi yang mendukung pengembangan kecerdasan buatan generatif dan model bahasa besar (LLM). Kekhawatiran gelembung pasar AI muncul akibat lonjakan valuasi perusahaan terkait serta investasi masif yang cepat dalam ekosistem AI.
Pernyataan TSMC mengindikasikan kepercayaan kuat para pemain kunci industri terhadap pertumbuhan berkelanjutan teknologi AI. Dampaknya, sektor teknologi akan menyaksikan percepatan inovasi, lahirnya layanan AI yang semakin canggih bagi konsumen, serta gelombang investasi berkelanjutan dalam infrastruktur komputasi. Tren ini juga berpotensi memicu persaingan lebih ketat dalam pengembangan arsitektur chip dan solusi AI, mendorong batasan kemampuan komputasi ke level berikutnya.