Valve Menghadapi Kekurangan RAM Steam Deck
Valve Corporation, perusahaan di balik platform distribusi game digital Steam, menghadapi kekurangan RAM yang menyebabkan ketersediaan Steam Deck menjadi tidak stabil. Steam Deck, yang diluncurkan empat tahun lalu, kini hanya tersedia secara intermittent karena kekurangan komponen RAM.
Steam Deck adalah konsol game portabel yang menggunakan prosesor AMD Zen 2 dan GPU AMD Radeon RDNA 2, serta dilengkapi dengan RAM LPDDR5 16 GB. Kekurangan RAM ini disebabkan oleh gangguan rantai pasokan global yang memengaruhi banyak perusahaan teknologi. Valve tidak sendirian dalam menghadapi masalah ini, karena banyak perusahaan lain juga mengalami kesulitan dalam memproduksi dan mendistribusikan produk mereka karena kekurangan komponen.
Dampak kekurangan RAM ini dapat dirasakan oleh industri game dan teknologi secara luas. Ketersediaan Steam Deck yang tidak stabil dapat memengaruhi penjualan dan pendapatan Valve, serta menghambat kemampuan perusahaan untuk memenuhi permintaan konsumen. Selain itu, kekurangan komponen ini juga dapat memengaruhi harga dan ketersediaan produk lain di pasar, sehingga berpotensi memengaruhi seluruh ekosistem teknologi dan game.