Vulcan Rocket Mengalami Masalah Booster Lagi

News 13 Feb 2026

Roket Vulcan milik ULA (United Launch Alliance) mengalami masalah booster saat meluncur ke orbit. Meskipun demikian, mesin BE-4 buatan Blue Origin yang digunakan pada roket tersebut berhasil menyelamatkan misi dari kegagalan. Insiden ini terjadi saat roket Vulcan melakukan peluncuran dan mengalami masalah pada booster solid rocket, namun mesin BE-4 berhasil mengkompensasi kehilangan daya dorong tersebut.

Roket Vulcan menggunakan dua mesin BE-4 yang dikembangkan oleh Blue Origin, perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos. Mesin BE-4 ini dirancang untuk menghasilkan daya dorong sebesar 550.000 pound-force (2,4 MN) dan menggunakan bahan bakar metana cair. Masalah booster solid rocket pada roket Vulcan bukanlah pertama kalinya terjadi, karena sebelumnya juga pernah mengalami masalah serupa. ULA telah berkerja sama dengan Northrop Grumman untuk mengembangkan booster solid rocket yang lebih handal dan efisien.

Insiden ini dapat berdampak pada jadwal peluncuran roket Vulcan di masa depan. ULA telah merencanakan beberapa misi penting menggunakan roket Vulcan, termasuk peluncuran satelit militer dan misi eksplorasi antariksa. Meskipun demikian, keberhasilan mesin BE-4 dalam menyelamatkan misi ini menunjukkan kemampuan dan kehandalan teknologi yang dikembangkan oleh Blue Origin. Industri antariksa akan terus memantau perkembangan roket Vulcan dan kemampuan mesin BE-4 dalam mendukung misi-misi antariksa di masa depan.

Tag