White House Mengubah Foto Penangkapan Pembantu ICE

News 27 Jan 2026

Rumah Putih baru-baru ini mengubah foto penangkapan seorang pembantu ICE (Immigration and Customs Enforcement) untuk membuatnya terlihat seperti sedang menangis. Peristiwa ini telah memicu kontroversi dan kecaman dari berbagai pihak, termasuk seorang pengacara yang menyebut tindakan tersebut sebagai "kelakuan yang tidak terima".

Peristiwa ini terjadi ketika seorang pembantu ICE ditangkap selama aksi protes, dan foto penangkapannya diunggah ke media sosial oleh Rumah Putih. Namun, foto yang diunggah telah diedit untuk membuatnya terlihat seperti sedang menangis, yang tidak sesuai dengan kenyataan. Tindakan ini telah memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk pengacara yang menyebut tindakan tersebut sebagai "kelakuan yang tidak terima" dan "menghina". Latar belakang dari peristiwa ini adalah protes terhadap kebijakan imigrasi yang diterapkan oleh pemerintah AS, yang telah memicu kontroversi dan debat di berbagai kalangan.

Dampak dari peristiwa ini bagi industri IT dan pengguna adalah meningkatnya kekhawatiran tentang penggunaan teknologi untuk manipulasi informasi dan mempengaruhi opini publik. Tindakan Rumah Putih ini telah memicu pertanyaan tentang etika penggunaan teknologi dalam politik dan bagaimana informasi dapat dimanipulasi untuk kepentingan tertentu. Selain itu, peristiwa ini juga menyoroti pentingnya verifikasi informasi dan sumber sebelum membagikannya, terutama di era media sosial yang dapat mempercepat penyebaran informasi palsu.

Tag