Riot Games Wajibkan Pembaruan BIOS untuk Anti-Cheat Valorant, PC Lama Terdampak

News 21 Des 2025

Riot Games mengumumkan pembaruan signifikan pada sistem anti-cheat Valorant mereka, Vanguard, yang akan segera mewajibkan pemeriksaan BIOS (Basic Input/Output System) tertentu pada PC pemain. Perubahan ini ditujukan untuk memperkuat integritas kompetitif game, meskipun pada awalnya hanya akan mempengaruhi sebagian kecil pemain, khususnya pengguna dengan konfigurasi perangkat keras yang lebih lama atau belum terbarui.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Riot untuk memerangi cheat yang semakin canggih, banyak di antaranya beroperasi pada level sistem yang sangat rendah, bahkan sebelum sistem operasi dimuat sepenuhnya. Dengan mengintegrasikan pemeriksaan BIOS, Vanguard dapat memverifikasi integritas perangkat keras dan firmware, memastikan bahwa sistem tidak dimanipulasi. Secara spesifik, persyaratan ini seringkali berkaitan dengan fitur keamanan modern seperti Secure Boot dan Trusted Platform Module (TPM) 2.0, yang menjadi fondasi keamanan sistem pada komputer saat ini untuk OS seperti Windows 11.

Dampak langsung dari kebijakan ini akan terasa pada pemain yang menggunakan PC lama atau mereka yang belum mengaktifkan fitur keamanan BIOS seperti Secure Boot atau TPM 2.0. Meskipun Riot menyatakan dampaknya terbatas, pemain tersebut mungkin perlu memperbarui firmware BIOS mereka atau mengaktifkan pengaturan keamanan secara manual, sebuah proses yang bisa rumit bagi sebagian orang dan berpotensi menghalangi akses mereka ke game. Keputusan Riot ini juga mencerminkan tren industri game yang berkembang, di mana pengembang semakin mengadopsi langkah-langkah anti-cheat yang lebih dalam ke tingkat perangkat keras untuk menjaga lingkungan bermain yang adil, meskipun hal ini menimbulkan tantangan terkait aksesibilitas dan kompatibilitas perangkat keras.

Tag